Makalah Linux RedHat
MAKALAH
SISTEM OPERASI
LINUX
REDHAT
Kelompok
1
|
1
|
Danti Meita
Darmayanti
|
12170338
|
|
2
|
Gumilar Mulya
|
12170654
|
|
3
|
Abdul Ghani
|
12171235
|
|
4
|
Maulana Mukti
|
12172134
|
|
5
|
Aldi Ridwan
Maulana
|
12172740
|
UNIVERSITAS
BINA SARANA INFORMATIKA
MANAJEMEN
INFORMATIKA
2018/2019
KATA
PENGANTAR
Puji dan syukur penulis
panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena dengan rahmat dan karunia-NYA kami dapat
menyelesaikan makalah Sistem Operasi yakni mengenai Linux RedHat. Tidak Lupa
solawat serta salam penulis panjatkan kehadirat Nabi Muhammad SAW.
Kami sadar dengan
banyaknya keterbatasan yang kami miliki, makalah ini masih jauh dari kata
sempurna. Kami mengharapkan saran dan kritik dari semua teman maupun dosen
semua yang bersifat membangu agar kami dapat menyempurnakan makalah ini.
Makalah ini kami susun
berdasarkan bahan-bahan yang kami peroleh dari beberapa sumber di internet. Semoga
makalah yang kami buat ini dapat digunakan sebagai referensi untuk kita dalam
mempelajari linux, khususnya linux RedHat. Dan semoga makalah ini dapat
bermanfaat bagi kita semua. Amin.
Tasikmalaya, 22
November 2018
Penulis,
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Sistem Operasi
merupakan penghubung antara manusia dan komputer, dimana manusia sebagai
brainware, komputer (CPU, mainboard, harddisk, RAM, dll) sebagai hardware, dan
sistem oprerasi sebagai software. Sebelum adanya sistem operasi, komputer
digunakan hanya dengan bantuan sinyal analog dan sinyal digital. Seiring
berkembangnya jaman, pengetahuan dan teknologi pada saat ini semakin canggih,
dan memiliki keunggulan masing-masing. Ada yang berbayar atau close source
maupun yang gratis atau open source.
RedHat merupakan
bagian dari distro linux, dimana linux itu sendiri termasuk open source. RedHat
adakah sistem operasi linux yang populer sampai produksinya dihentikan pada
tahun 2004, namun mengeluarkan Red Hat Enterprise Linux (RHEL) untuk linkungan
perusahaan (tidak gratis). Proyek ini berusaha untuk 100% binari kompatibel
dengan hulunya (RHEL). Maka untuk itu kita harus lebih memahami sistem operasi
supaya kita dapat memilih sistem operasi sesuai dengan apa yang kita butuhkan.
B.
Tujuan
Penulisan
Adapun tujuan penulisan
makalah ini diantaranya adalah sebagai berikut :
1.
Memenuhi
tugas Mata Kuliah Sistem Operasi.
2.
Mengetahui
sejarah dari Linux RedHat.
3.
Mengenal
apa itu Linux RedHat.
4.
Mengetahui
berbagai macam distro linux.
C.
Masalah
Dalam makalah
ini kita akan mengetahui apa itu linux RedHat dan cara untuk merubah tampilan
dari linux RedHat.
BAB
II
PEMBAHASAN
A. Sejarah Linux & Redhat
·
Sejarah
Linux
Linux pertama
kali dibuat oleh seorang mahasiswa Universitas Helsinki di Finlandia, yang
bernama Linus Torvalds. Sebenarnya Linux hanyalah sebuah proyek hobi yang
terinspirasi dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew
Tanenbaum. Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian
pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus menggumumkan versi resmi Linux, yaitu versi
0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash (GNU Bourne Again Shell) dan GCC
(GNU C Compiler).
Saat ini, Linux
adalah sistem UNIX yang sangat lenkap, bisa digunakan untuk jaringan,
pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux juga
termasuk sistem operasi yang lebih murah daripada sistem operasi komersial
seperti Windows.
Linux mempunyai
perkembangan yang sangat cepat karena linux dikembangkan oleh beragam kelompok
orang dan juga linux termasuk sistem operasi open source alias gratis.
·
Sejarah
Linux Red Hat
Pada tahun 1993
Bob Young mendirikan ACC Corporation, bisnis katalog yang menjual aksesori
perangkat lunak Linux dan UNIX. Pada tahun 1994 Marc Ewing membuat distribusi
Linux sendiri, yang dinamai Red Hat Linux. Ewing merilisnya pada Oktober tahun
tersebut, dan dikenal sebagai rilis Halloween. Young membeli bisnis Ewing pada
tahun 1995, dan keduana bergabung menjadi Red Hat Software, dengan Young
menjabat sebagai CEO.
Red Hat Linux
1.0 ini dirilis pada 3 November 1994. Awalnya disebut “Red Hat Commercial Linux”
merupakan distro linux pertama yang menggunakan sistem RPM Package Manager,
yang kemudian diikuti beberapa distro lain, seperti Mandriva Linux dan SUSE
Linux.
Saham Red Hat
masuk pasar modal pada 11 Agustus 1999, dan menjadi salah satu perusahaan pencetak-laba-terbesar-pada-penjualan-hari-pertama
dalam sejarah Wall Street. Matius Szulik menggantikan Bob Young sebagai CEO
pada bulan November tahun tersebut.
Pada tanggal 15
November 1999, Red Hat mengakuisisi Cygnus Solutions. Cygnus provided commercial
support for free software and housed maintainers of GNU software products such
as the GNU Debugger and GNU binutils . Cygnus adalah perusahaan penjual jasa
dukungan atas perangkat lunak bebas dan pengelola perangkat lunak GNU seperti
GNU Debugger dan GNU Binutils. Salah satu pendiri Cygnus, Michael Tiemann,
menjabat sebagai Chief Technical Officer Red Hat dan mulai 2008 menjabat
sebagai Vice President untuk urusan Open Source. Red Hat kemudian juga
mengakuisisi WireSpeed, C2Net dan Hell's Kitchen Systems. Red Hat juga membeli
Planning Technologies, Inc pada tahun 2001 dan pada tahun 2004 direktori dan
perangkat lunak server-sertifikat AOL iPlanet.
Pada bulan
Februari 2000, InfoWorld memberikan Red Hat penghargaan "Operating System
Product of the Year" (Produk Sistem Operasi Terbaik Tahun Ini) bagi Red
Hat Linux 6.1. Red Hat acquired Planning Technologies, Inc in 2001 and in 2004
AOL 's iPlanet directory and certificate-server software.
Red Hat
memindahkan kantor pusatnya dari Durham, NC, ke Centennial Campus NC State
University di Raleigh, North Carolina pada Februari 2002. Pada bulan Maret
berikutnya, Red Hat pertama kalinya memperkenalkan sistem operasi Linux untuk
perusahaan besar: Red Hat Advanced Server, yang kemudian diganti namanya
menjadi Red Hat Enterprise Linux (RHEL). Dell, IBM, HP dan Oracle Corporation
mengumumkan dukungan mereka atas platform tersebut.
Red Hat Linux (RHL),
buatan perusahaan Red Hat Inc, adalah sistem operasi Linux yang populer sampai
produksinya dihentikan pada tahun 2004.
Sejak 2003, Red
Hat telah menghentikan produksi Red Hat Linux namun mengeluarkan Red Hat
Enterprise Linux (RHEL) untuk lingkungan perusahaan (tidak gratis), serta
Fedora (yang dikembangkan oleh masyarakat dengan dukungan Fedora Project dan
disponsori oleh Red Hat) sebagai versi gratis bagi lingkungan rumahan. Red Hat
Linux 9, rilis terakhir, secara resmi diakhiri pada 30 April 2004, meskipun
dukungan masih diberikan oleh proyek Fedora Legacy sampai awal 2007.
B. Kelebihan dan Kekurangan Red Hat
·
Kelebihan
1.
Instalasi
Mudah
Redhat adalah salah satu distro linux yang sudah
menerapkan model instalasi dengan adanya Graphical User Interface atau GUI
sejak Redhat 6. Hal ini memudahkan pengguna untuk melakukan pemasangan sistem
operasi ini pada komputer. Sejak Redhat 6, Redhat sudah memiliki instalasi
dengan model GUI yang membuat instalasi lebih mudah dengan adanya grafik yang
menunjukkan tahap-tahap instalasi yang mudah diikuti.
2.
Memiliki
antarmuka untuk konfigurasi sistem
Dalam sistem operasi berbasis Linux, konfigurasi sistem
operasi atau linux sebenarnya memiliki bentuk mentah yang berbentuk teks file
yang ada di folder sistem /etc atau /var. Untuk orang yang sudah familiar
dengan pemrograman di linux, maka mengedit langsung konfigurasi pada lokasi
tersebut adalah hal yang mudah dan cenderung lebih memberikan keleluasan
editing.
3.
Aplikasi
bawaan yang lengkap dan stabil
Redhat adalah salah satu sistem operasi linux yang
memberikan aplikasi bawaan terbaik serta gratis pada cd atau media instalasi
Linux Redhat. Aplikasi-aplikasi linux yang masih berada pada tahap alpha, beta,
atau experimental alias setengah-setengah tidak diikutkan walaupun aplikasi
tersebut mungkin memiliki kegunaan tertentu. Semua aplikasi inbuilt tersebut
ditata dengan bagus di desktop KDE atau GNOME yang sudah dimodifikasi dengan
Redhat Blue Curve theme.
4.
Memiliki
dukungan kompatibilitas yang baik
Linux Redhat selalu menyertakan librari aplikasi
yang memiliki kompatibilitas dengan versi aplikasi yang lebih lawas, sehingga
aplikasi untuk versi sebelumnya masih bisa berjalan di versi terbarunya.
5.
Jaminan
mutu yang baik
Redhat adalah salah satu distro linux yang memiliki
kualitas sangat baik. Banyak buku-buku pembelajaran linux yang memakai contoh
sistem operasi Linux Redhat. Bahkan salah satu sertifikasi linux, yaitu sebuah
sertifikasi yang menunjukkan kapabilitas seseorang dalam menjalankan linux,
yang paling dicari adalah Redhat Certified Engineer (RHCE). Orang dengan
penguasaan Linux Redhat yang baik dianggap sebagai orang yang ahli dalam sistem
operasi linux atau komputasi server pada umumnya.
·
Kekurangan
1.
Dukungan
terhadap multimedia kurang baik
Sebagai sebuah distro server, mungkin Red Hat memang
bukan ditujukan untuk fokus dalam multimedia. Dan memang Red Hat bukanlah
pilihan yang tepat jika digunakan untuk melakukan aktivitas yang berhubungan
dengan multimedia seperti editng film, melihat film, dan sejenisnya.
2.
Membutuhkan
waktu yang cukup lama untuk mengkonfigurasi
Walaupun perbaikan sudah dilakukan pada sisi
tampilan pengguna, namun hal itu tetap tidak bisa menghilangkan fakta bahwa
kamu harus melakukan konfigurasi sebelum server bisa berjalan. Kabar buruknya
kamu harus belajar terlebih dahulu agar menguasai sistem jaringan, memilih
librari atau paket network yang sesuai, serta command-command yang ada pada
Linux Redhat.
3.
Out
of date
Karena Red Hat sudah tidak lagi rilis mengikuti perkembangan
jaman aplikasi digital.
C.
Macam-Macam
Distro Linux dan Pengertian
1.
Red
Hat
Red Hat ini merupakan salah
satu Distro Linux yang dikembangkan oleh salah satu perusahaan bernama Red Hat
Inc dan seringkali juga disebut Red Hat Linux namun pada tahun 2003 diganti
menjadi Red Hat Enterprise Linux khusus untuk lingkungan perusahaan. Sistem
operasi yang satu ini juga yang pertama kali mempopulerkan penggunaan
sistem RPM Package Manager.
2.
Ubuntu
Ubuntu adalah salah satu distribusi Linux yang
berbasis Debian dan memiliki interface dekstop, serta disponsori oleh Canonical
Ltd. Ubuntu merupakan sistem operasi berbasis Linux yang tersedia secara bebas
serta mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli
profesional. Ubuntu juga aman dari virus dan malware walaupun tak memakai anti
virus.
3.
Xandros
Xandros ialah distro Linux yang berdasarkan pada
sistim KDE (K Desktop Environment) ialah lingkungan desktop dan platform
pengembangan aplikasi yang dibangun dengan toolkit Qt dari Trolltech.
Tampilannya sangat mirip dengan windows jadi mudah digunakan bagi yang
berpengalaman maupun pemula.
4.
Debian
Debian adalah adalah sistem operasi berbasis open
source yang di kembangkan secara terbuka oleh para progammer yang ingin
memodifikasinya. Sistem operasi ini adalah gabungan dari perangkat lunak yang
dikembangkan dengan lisensi GNU, dan utamanya menggunakan kernel linux,
sehingga lebih suka di sebuat dengan nama Debian GNU/Linux. Debian dibuat oleh
Ian Murdock yaitu seorang mahasiswa yang berasal dari Universitas Purdue
Amerika Serikat.
5.
Slackware
Slackware merupakan
sistem operasi yang dibuat oleh Patrick Volkerding dari Slackware Linux,Inc.
Slackware merupakan salah satu distro Linux awal, dan merupakan yang tertua
yang masih dikelola. Tujuan utama Slackware adalah stabilitas dan kemudahan
desain, serta menjadi distribusi Linux yang paling mirip Unix. Tujuan utama
Slackware adalah stabilitas dan kemudahan desain, serta menjadi distribusi
Linux yang paling mirip Unix,sederhana, stabil, mudah dikustom, dan didesain
untuk komputer 386/486 atau lebih tinggi.
6.
Fedora
Fedora adalah sistem operasi berbasis Linux yang
menampilkan perkembangan terakhir dalam perangkat lunak bebas dan terbuka untuk
menggunakan, merubah, dan menyebarkan. Fedora sebelumnya bernama Fedora Core,
terkadang disebut juga dengan Fedora Linux merupakan distro Linux berbasis RPM
dan yum yang dikembangkan oleh Fedora Project yang didukung oleh komunitas
pemrogram serta disponsori oleh Red Hat.
7.
Knoppix
Knoppix ialah sistem operasi berbasis Linux Debian
yang dirancang khusus untuk dijalankan langsung dari CD / DVD (Live CD) atau
pun dari USB flash drive (Live USB). Walaupun Knoppix ini terutama dirancang
untuk digunakan sebagai Live CD, Knoppix dapat diinstal pada hard disk seperti
sistem operasi yang umumnya. Sistem operasi ini dikembangkan oleh Konsultan
Linux yang dinamai sebagai Klaus Knopper.
8.
Linux
Mint
Linux Mint ialah sebuah sistem operasi yang
merupakan salah satu distro Linux yang berbasis Debian dan Ubuntu. Aplikasi
yang berjalan di Ubuntu juga dapat berjalan pada Linux Mint. Tampilan sistem
operasi ini hampir sama seperti Windows, jadi Linux Mint dapat digunakan dengan
mudah bagi para pemula.
9.
Arch
Linux
Arch Linux adalah sistem operasi yang dikembangkan
oleh Judd Vinet dari tahun 2002 hingga 2007 lalu dilanjutkan oleh Aaron Griffin
dari tahun 2007 hingga sekarang. Walaupun kurang terkenal sistem operasi ini
merupakan distro up to date dan memiliki paket manager yang cukup baik, serta
kita dapat mengatur aplikasi apa saja yang dapat kita instal pada sistem
operasi ini.
10. Turbo Linux
Turbo Linux merupakan sistem operasi Linux yang
terkenal dan populer di Asia di negara Jepang dan Cina. TurboLinux mendesain
produknya dengan menggabungkan kelebihan Open Source dan yang terbaik dari
perangkat lunak komersial dan juga menyertakan cross-platform management
software dalam produk-produk workstation, server dan clustering memungkinkan
kemudahan dalam me-manage networks dan system.
11. BlankOn Linux
BlankOn merupakan salah satu proyek open source
populer di Indonesia. Digawangi oleh Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI),
BlankOn Linux diluncurkan pertama kali pada tanggal 10 Februari 2005.
Pada
awalnya, di versi 1.0 dan 1.1, BlankOn dibangun dengan basis sistem Fedora.
Selanjutnya, versi 2 (Konde), 3 (Lontara), 4 (Meuligoe), 5 (Nanggar), 6
(Ombilin), dan 7 (Pattimura) berbasiskan Ubuntu. Nah, dimulai versi 8 (Rote),
distro berlogo OI ini menggunakan Debian sebagai basis sistemnya.
Versi
paling baru BlankOn adalah BlankOn X dengan nama kode Tambora. BlankOn X
“Tambora” merupakan BlankOn versi terbaru yang hadir dengan banyak sekali fitur
baru.
Dalam makalah ini, kami hanya
memodifikasi tampilannya saja.
1.
Mengubah
Walpaper
Sebelum
mengubah walpaper
Sesudah
mengubah walpaper
2.
Mengubah Font
![]() |
| Sebelum Font Diubah |
3.
Menambahkan
Aplikasi ke Desktop
4.
Menambahkan
Icon ke Panel
5.
Mengganti
Tema
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Adapun kesimpulan yang dapat kami ambil dari makalah
ini yaitu sebagai berikut :
1.
Linux
adalah suatu sistem operasi open soucre atau gratis yang dapat digunakan di berbagai platform.
2.
Linux
pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Universitas Helsinki di Finlandia
yang bernama Linus Torvalds.
3.
Linux
Red Hat dibuat oleh Bob Young pendiri ACC Corporation, dan Marc Ewing sebagai
partnernya.
4.
Kita
dapat mengetahui Distro-distro linux yang lainnya, seperti Debian, SuSE,
Knoppix, Slackware dan lainnya.
5.
RedHat
adalah pilihan pertama bagi para profesional dan masih menjadi pelaku utama di
masa mendatang.
6.
Keuntungan
RedHat : Mudah dipasang, Menyediakan Konfigurator, Aplikasi Komplit tapi tidak
neko-neko, menjaga kompabilitas, memperhatikan lisensi serta terkenal dan
terpercaya.
B.
Saran
Sebagai seorang mahasiswa dan penyusun
makalah, kami sangat membutuhkan kritikan dan saran demi kebaikan penyusun
dalam menyusun makalah selanjutnya.
DAFTAR PUSTAKA
·
Anonim. 2017.
“Kelebihan dan Kekurangan Linux Red Hat”. https://dosenit.com/software/sistem-operasi/kelebihan-dan-kekurangan-linux-redhat
·
Barkah, Muchammad.
2013. “Pengertian Linux, Sejarah Linux, Kelebihan dan Kekurangan, dan Macam –
Macam Distro”. http://barkahtroox.blogspot.com /2013/02/pengertian-linux-sejarah-linux.html
·
Kontributor Wikipedia, "Linux," Wikipedia,
Ensiklopedia Bebas, https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Linux&oldid=14130093 (diakses pada Agustus 22, 2018).
·
Kontributor Wikipedia, "Red Hat," Wikipedia,
Ensiklopedia Bebas, https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Red_Hat&oldid=13282892 (diakses pada November 2, 2017).
·
Suprastya, Oky. 2014.
“Macam – Macam Distribusi Linux”. http://okysuprastya.blogspot.com/2014/04/macam-macam-distribusi-linux.html











Komentar
Posting Komentar